Tampilkan postingan dengan label AMAZING. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AMAZING. Tampilkan semua postingan
sumber : http://international.okezone.com/read/2011/03/22/214/437629/tertua-wanita-melahirkan-di-usia-63-tahun
DEN HAAG - Tineke Geessink (63), seorang perempuan Belanda melahirkan putri pertamanya pada hari Senin 21 Maret kemarin.
Kelahiran bayi yang diberi nama Meagan, ini menjadikan dirinya sebagai ibu tertua yang pernah ada di Belanda.
Proses persalinan dilalui Gessink dengan bantuan operasi sesar. Pihak rumas sakit menyatakan bahwa ibu dan sang bayi kini dalam kondisi sehat.
"Saya sangat bahagia. Perasaan inilah yang sudah lama sekali ingin saya rasakan. Memiliki seorang anak," ujar Gessink kepada radio publik Belanda NOS
"Pernah pada titik tertentu, hati saya menetapkan sekarang atau tidak pernah sama sekali saya memiliki anak. Dan saya memutuskan untuk mencoba segala sesuatu yang memungkin impian saya itu terwujud," imbuh Gessink, seperti dilansir Strait Times (22/3/2011).
NOS memberitakan, wanita tersebut hamil melalui donor sperma asing. Program kehamilan Gessink dibantu oleh seorang dokter kandungan. Tadinya sang dokter menolak membantu Gessink karena faktor usianya. Namun, tekad Gessink berhasil membuat sang dokter mengubah pikirannya.
"Tentu saja, risiko saya lebih besar. Juga ketika anak saya tumbuh kelak, apakah baik seorang anak memiliki ibu tua? Saya hanya berharap anak saya nanti akan mencintai saya," ucapnya.
![]() |
| Junrey Balawing (17) |
MANILA - Seorang pemuda Filipina, Junrey Balawing (17), akan dinobatkan sebagai manusia terkecil di dunia oleh Guinness World Records pada Juni nanti, saat ia menginjak usianya yang ke-18.
Junrey hanya memiliki tinggi 22 inci, lebih kecil dari ukuran bayi yang berusia 1 tahun.
Tubuhnya mulai tidak mengalami pertumbuhan sejak ia pertama kali berulang tahun. Ia sulit berjalan dan tidak dapat berdiri lama-lama.
Namun Ia bangga dengan titel yang akan diberikannya sebagai manusia terkecil di dunia.
"Jika aku dinobatkan sebagai manusia terkecil nanti, ini akan sangat keren,"ujar Junrey bangga, seperti dilaporkan Orange, Jum'at (11/3/2011).
Junrey memiliki 3 adik kandung, tetapi ketiga saudaranya tumbuh secara normal.
Junrey lebih pendek 5 inci dari pemegang manusia terkecil dunia saat ini yang berasal dari Nepal.
Junrey hanya memiliki tinggi 22 inci, lebih kecil dari ukuran bayi yang berusia 1 tahun.
Tubuhnya mulai tidak mengalami pertumbuhan sejak ia pertama kali berulang tahun. Ia sulit berjalan dan tidak dapat berdiri lama-lama.
Namun Ia bangga dengan titel yang akan diberikannya sebagai manusia terkecil di dunia.
"Jika aku dinobatkan sebagai manusia terkecil nanti, ini akan sangat keren,"ujar Junrey bangga, seperti dilaporkan Orange, Jum'at (11/3/2011).
Junrey memiliki 3 adik kandung, tetapi ketiga saudaranya tumbuh secara normal.
Junrey lebih pendek 5 inci dari pemegang manusia terkecil dunia saat ini yang berasal dari Nepal.
![]() | ||||||||||||||
| Xiao Hao (www.dailymail.co.uk) |
Xiao Hao yang baru berusia 3 tahun ini memiliki berat badan 60 kilogram, sekitar 5 kali lipat dari bocah seusianya. Lahir dengan berat 2.6 kg, namun pada bulan ketiga beratnya terus bertambah secara drastis. Dokter mendiagnosisnya mengalami gangguan hormon pertumbuhan.
Melihat perawakan Xiao Hao, Anda mungkin tidak akan menyangka bahwa bocah ini masih berusia 3 tahun. Bagaimana tidak, berat badan bocah asal Guangdong, China ini, kini mencapai 60 kg.
Dibandingkan bocah seusianya, Xiao Hao memiliki bobot lima kali lipat lebih besar. Dokter mendiagnosisnya mengalami gangguan hormon pertumbuhan, seperti dikutip dari laman Daily Mail.
Padahal saat lahir, Hao memiliki berat badan normal, yaitu 2,6 kilogram. Namun, sejak berumur 3 bulan, berat badannya terus naik.
“Nafsu makannya amat tinggi. Dia bisa makan tiga mangkuk nasi berukuran jumbo, lebih besar dari saya dan ibunya,” kata ayah Hao, Lu Yuncheng.
Sejak Hao berusia 1 tahun sebenarnya orang tua Hao sudah mengawasi pola makannya. Namun, menurut orangtuanya jika kemauannya makan tidak diturutin dia akan menangis terus.
Agar bobot tubuh anaknya tidak makin melambung, orangtua meminta Hao untuk banyak bergerak dan berolahraga. Keluarga ini pun memasang ring basket di halaman rumah. Hao juga sering diajak berenang. Tapi, yang jadi masalah, tiap kali selesai berolahraga, nafsu makan Hao malah makin besar. Akibatnya bukannya turun bobotnya malah terus melonjak naik. Lihat keseharian Hao di sini!
Tak hanya meningkatkan risiko terserang berbagai penyakit, obesitas yang diderita juga membuat Xiao Hao ditolak sejumlah sekolah. Banyak pengelola sekolah yang khawatir tubuh besar Xiao Bao akan membahayakan teman-teman sekelasnya.
Atas kondisi itu, bocah yang tinggal di Guangzhou, China bagian selatan itu terpaksa mengikuti pendidikan prasekolah di sebuah penampungan. "Ia memang sangat besar, tapi tidak berbahaya. Ia suka bermain seperti anak seusianya," kata sang ibu.
sumber : VIVAnews read more
Melihat perawakan Xiao Hao, Anda mungkin tidak akan menyangka bahwa bocah ini masih berusia 3 tahun. Bagaimana tidak, berat badan bocah asal Guangdong, China ini, kini mencapai 60 kg.
Dibandingkan bocah seusianya, Xiao Hao memiliki bobot lima kali lipat lebih besar. Dokter mendiagnosisnya mengalami gangguan hormon pertumbuhan, seperti dikutip dari laman Daily Mail.
Padahal saat lahir, Hao memiliki berat badan normal, yaitu 2,6 kilogram. Namun, sejak berumur 3 bulan, berat badannya terus naik.
“Nafsu makannya amat tinggi. Dia bisa makan tiga mangkuk nasi berukuran jumbo, lebih besar dari saya dan ibunya,” kata ayah Hao, Lu Yuncheng.
Sejak Hao berusia 1 tahun sebenarnya orang tua Hao sudah mengawasi pola makannya. Namun, menurut orangtuanya jika kemauannya makan tidak diturutin dia akan menangis terus.
Agar bobot tubuh anaknya tidak makin melambung, orangtua meminta Hao untuk banyak bergerak dan berolahraga. Keluarga ini pun memasang ring basket di halaman rumah. Hao juga sering diajak berenang. Tapi, yang jadi masalah, tiap kali selesai berolahraga, nafsu makan Hao malah makin besar. Akibatnya bukannya turun bobotnya malah terus melonjak naik. Lihat keseharian Hao di sini!
Tak hanya meningkatkan risiko terserang berbagai penyakit, obesitas yang diderita juga membuat Xiao Hao ditolak sejumlah sekolah. Banyak pengelola sekolah yang khawatir tubuh besar Xiao Bao akan membahayakan teman-teman sekelasnya.
Atas kondisi itu, bocah yang tinggal di Guangzhou, China bagian selatan itu terpaksa mengikuti pendidikan prasekolah di sebuah penampungan. "Ia memang sangat besar, tapi tidak berbahaya. Ia suka bermain seperti anak seusianya," kata sang ibu.
sumber : VIVAnews read more












